TUMPUKAN SAMPAH MENGGUNUNG DI PUING JEMBATAN AMBRUK

Situasi terkini saat hujan di wilayah hulu

 

Cayur.desa.id– Kondisi aliran sungai Cimedang Dusun Leuwibudah dan Mekartanjung Desa Cayur Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, memprihatinkan. Dikarenakan Mengalami penyumbatan akibat terhalang matrial jembatan runtuh beberapa bulan lalu,  hari ini tampak penyumbatan aliran sungai tersebut, Kamis (01/10/2020). Kepala dusun Mekartanjung Herni Nuryamah melaporkan tumpukan sampah dan ranting pepohonan menggunung akibat tersumbat oleh matrial jembatan yang runtuh dan belum di angkut oleh pihak berwenang akibatnya kami warga setempat sangat risi dan khawatir apabila curah hujan tinggi di wilayah hulu yaitu wilayah Kecamatan Salopa bisa mengakibatkan sungai meluap dan memebahayakan warga bantaran kali cimedang terutama kami yang berada di wilayah sekitaran jembatan runtuh dusun mekartanjung RT 016 RW 004 Desa Cayur Kecamatan Cikatomas. Harapan kami material bekas jembatan tersebut segera di benahi dan dibawa oleh pihak berwenang, Kami sebagai  warga sangat kesulitan untuk membersihkan sampah tersebut karena tersangkut oleh besi-besi bekas matrial jembatan tersebut , kata Herni, Kamis (01/10/2020). Sampah-sampah tersebut meliputi batang-batang kayu, bambu, sampah rumah tangga dan jenis sampah lainnya yang terbawa arus sungai karena intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu., Cek Lokasinya Menurut Herni, permasalahan tumpukan sampah tersebut memang kerap terjadi pada puncak musim hujan tiba. Namun biasanya tidak bertumpuk di sini tapi langsung hanyut terbawa air banjir adapun permasalahan sampah itu sendiri dikarenakan kurang sadarnya warga masyarakat terhadap kebersihan lingkungannya sendiri dan membuang sampah ke sungai, ada pun Tindak lanjutnya dari pemerintah Desa Cayur telah berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Cikatomas untuk melaporkan ke pemerintah kabupaten untuk di teruskan ke tingkat Provinsi Jawa Barat. (d04nk admin)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*